Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lampung Tengah telah mengarungi setengah periode, dinamika organisasi sudah tentu tak terelakan kendala intern maupun ekstern, itu juga yang dirasakan oleh PD IPM Lampung Tengah
Pelajar memang dituntut untuk aktif, kreatif dan inovatif
dengan ditunjang oleh kecanggihan IPTEK seharusnya pelajar mampu menjadikan
fasilitas tersebut untuk memperkaya ilmu pengetahuan yang kemudian diterapkan
dalam kehidupan sehari-hari. Penyakit remaja yang harus disadari yakni narkoba,
sex bebas dan tindakan kriminal yang merupakan kenakalan remaja yang sudah
sangat lazim. Para pelajar harus peka terhadap realita sosial dan mampu membawa
dampak positif bagi rekan sebayanya yang masih berfikiran labil.
Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang memiliki peranan
Pencerdasan, Pemberdayaan dan Pembebasan untuk mengantarkan kepada Pelajar
Berkemajuan mempunyai banyak setrategi gerakan dalam mengawal visi tersebut.
Salah satunya adalah komunitas kreatif yang merupakan media yang banyak
digandrungi oleh kaum remaja, dengan menyalurkan hobi yang mengemas nilai-nilai
edukasi menjawab kegelisahan pelajar dan apa yang dibutuhkannya. Memfasilitasi
mereka yang ingin berekspresi diarahkan pada hal-hal positif sehingga tidak
mengekang ataupun membelenggu mereka, dengan kata lain “mempelajarkan pelajar”.
Selain kewajiban mengawal pelajar Ikatan Pelajar
Muhammadiyah juga mempunyai kewajiban untuk mengawal Islam agar selalu menjadi
agama yang kokoh disegala lini, karena Ikatan Pelajar Muhammadiyah adalah
organisasi amar ma’ruf nahi munkar. Dalam hal ini dakwah Ikatan Pelajar
Muhammadiyah bukan hanya di ranah pelajar namun mencakup seluruh lapisan
masyarakat, dengan gerakan dakwah social diharapkan para pelajar Muhammadiyah
mampu menjadi insan yang bertaqwa serta mampu menguasai IPTEK dengan baik dan
benar.
#LaspenLamteng

